Sedang duduk santai sambil mengingat kejadian sekitar
2 minggu yang lalu dimana terdapat pasien dengan kehamilan serta
hipertensi kronis yang cukup tinggi yang saya lakukan operasi sesar
dan dilanjutkan histerektomi (angkat kandungan) oleh karena adanya
myoma uteri yang cukup besar…., ketegangan dimulai saat sekitar
6-8 jam paska operasi, saat itu dilaporkan oleh suster jaga bahwa
pasien tersebut mengalami sesak yang sangat serta nyeri perut yang
tidak sewajarnya.., singkat cerita saat saya datang ditempat
keadaan pasien sudah sungguh payah…, singkat cerita pula saya
temukan adanya perdarahan yang terjadi di dalam perut…, kejadian
ini lumayan jarang terjadi , dan ternyata ssat itu terjadi pada
pasien saya…, singkat cerita pula dilakukan reopen malam itu kira
kira saat itu pukul menunjukkan pukul 1 pagi, dan operasi selesai
dengan sukses pada sekitar pukul 2 , (sekitar satu jam lamanya)..
Nah …, sebenarnya kenapa kejadian itu bisa terjadi.., (ini saya
sertakan salah satu dari referensi yang ada)..
Primary hemorrhage: either starting
during surgery or following post-operative increase in blood
pressure – replace blood loss and may require return to OR to
re-explore wound.
so… Tekanan
darah yang tinggi , ataupun tekanan darah yang meningkat paska
operasi berpotensi untuk menyebabkan perdarahan yang terjadi pada
bekas operasi yang baru dilakukan…., sehingga disinilah
peran observasi yang sangat penting..,
yaitu mengetahui hal hal, ataupun komplikasi yang bisa terjadi pada
siapapun juga yang baru saja selesai menjalani prosedur
operasi…
sebenarnya apa saja sih yang bisa
terjadi paska operasi…, nah berikut saya coba ulas , semoga
berguna bagi kita semua ….
1. Demam paska operasi:
Suatu keadaan yang biasa terjadi paska operasi , penyebabnya
bervariasi , tergantung pada, a) waktu atau lamanya prosedur
operasi b) macam operasi yang dilakukan c) Keadaan klinis pasien
lainnya yang menyertai pada saat dilakukan operasi 2. Hemorrhage:
Perdarahan primer: bisa terjadi saat operasi maupun paska operasi
yang disertai dengan meningkatnya tekanan darah pasien Harus
diingat pula pemberian cairan ataupun transfusi dalam jumlah yang
banyak dapat pula menyebabkan suatu keadaan “dilusional
trombositopenia” , suatu keadan trombositopeni oleh karena proses
hemodilusi, “dilusional koagulopati” serta “konsumsi koagulopati”.
pemberian cairan ataupun transfusi dalam jumlah banyak dapat
menyebabkan turunnya faktor faktor pembekuan darah , yang pada
akhirnya akan dapat mengakibatkan pula perdarahan…, oleh karena
itu pada kasus kasus operasi yang terjadi perdarahan dalam jumlah
yang banyak sangat perlu dilakukan pemantauan laboratorium untuk
mencegah komplikasi komplikasi tersebut terjadi. selain faktor
pembekuan darah jika terjadi perdarahan dalam jumlah banyak paska
maupun saat operasi maka bisa pula terjadi ketidak keseimbangan
elektrolit, seperti hipokalsemia yang dapat menyebabkan berhentinya
denyut jantung Selain itu , perdarahan lambat (beberapa hari paska
persalinan) dapat pula terjadi , disebabkan oleh karena adanya
kerusakan pembuluh pembuluh darah pada daerah operasi yang
disebabkan adanya infeksi. 3. Infeksi : Morbiditas yang paling
terjadi paska operasi adalah infeksi Apabila terdapat kumpulan
stapillococcus pada kulit maka akan mengakibatkan keadaan luka
operasi yang kemerahan, disertai nyeri serta sedikit cairan
yang bisa terjadi pada minggu minggu pertama paska operasi,
keadaan ini terkadang sulit dihindari oleh karena sulitnya menjaga
kondisi yang steril paska operasi.. Infeksi dalam bentuk lain yang
lebih berat dapat pula terjadi. 5. Gangguan penyembuhan luka
operasi beberapa gangguan penyembuhan bisa disebabkan oleh karena
kulit tidak tahan terhadap bahan bahan yang menurut kulit dianggap
sebagai bahan iritan (misal: pembungkus luka, benang , ataupun yang
lainnya) , pada beberapa keadaan khusus juga bisa terjadi suatu
hernia yang disebabkan prosedur operasi tersebut (10-15%)
sebenarnya masih banyak komplikasi komplikasi yang bisa disebabkan
oleh karena tindakan operasi yang dilakukan.., komplikasi
komplikasi tersebut ada yang memang dari awal seharusnya bisa
dihindari dan ada pula yang memang kita tidak bisa hindari…,
sehingga disini peran observasi yang dilakukan sangatlah
penting…, observasi yang baik dapat meningkatkan pula respon time
dalam tindakan untuk mengatasi masalah yang terjadi… Semoga
beberapa hal yang saya ulas diatas dapat membuka wawasan kita
tentang apa apa yang bisa terjadi pada tindakan operasi, hal
tersebut seharusnya bukan membuat kita takut untuk melakukan ataupun
dilakukan operasi , akan tetapi seharusnya membuat kita berani oleh
karena kita sudah bisa mengantisipasi hal hal apa saja yang tidak
diinginkan yang bisa terjadi…, demikian…, sekali lagi semoga
berguna.. Barokallah..